Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘gado-gado’ Category

Catatan di Usiaku ke-40

Apa yang terlintas dalam benak ketika umur sudah mencapai 40 tahun?

Yang pertama adalah rasa syukur yang tak terhingga atas umur yang sudah diberikan sampai mencapai titik yang kata orang adalah “New life”…

Kucari terus makna yang kata orang [sekali lagi] bahwa “kehidupan baru dimulai ketika umur kita 40 tahun”… tapi yang bisa kucatat ternyata hal-hal duniawi…

Catatan ini bukanlah untuk menyombongkan diri, tetapi prestasi dan impianku bersama Allah dan dengan ridho Allah tentunya… Semoga, apa yang menjadi catatan prestasiku di usia ke-40 ini dapat dimanfaatkan untuk sesama..

Daftar kekayaanku

  1. Kesehatan jasmani dan rohani…
  2. Seorang suami yang penyayang, setia (20 tahun usia pernikahan), ganteng (he..he..)
  3. dua anak sempurna (seorang putri dan seorang putra)
  4. satu rumah (atas nama sendiri)
  5. satu mobil (atas nama sendiri)
  6. dua motor (atas nama sendiri)
  7. satu sekolah  SD yang berdiri atas keringat sendiri (meskipun atas nama Muhammadiyah)
  8. satu sekolah TK yang notabene dikelola sendiri (meskipun atas nama Aisyiyah)
  9. Dari sisi pendidikan memang masih S2  hmmmm…
  10. Sudah naik haji
  11. Sudah pernah ke luar negeri meskipun baru ke Singapura, Malaysia, dan China…
  12. Sudah pernah jalan-jalan ke Banda Aceh, Medan, Batam, Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Menado, Pekan Baru, Jogja, Malang, Mojokerto
  13. Pekerjaan sudah tetap sebagai Dosen dan Guru
  14. Punya teman-teman dosen, guru, dan sahabat yang baik, serta mahasiswa dan murid yang lucu-lucu
  15. Secara kekayaan rohani, Alhamdulillah istiqomah untuk puasa Senin, Kamis dan sholat dhuha
  16. Gadget dan Hp maupun perhiasan dan rekening sengaja tidak dicatat di sini

Alhamdulillah, meskipun baru 16 catatan kekayaan yang bisa diingat… kehidupanku dapat dikatakan stabil… menghadapi masalah semakin tenang dengan berbagai cobaan dan ujian kehidupan…

Ternyata “life is easy so enjoy your life”

 

 

Read Full Post »

Pengalaman Baru

Di tengah aktivitas Merapi yang begitu dahsyat menghantam Jogjaku… sempat menghentikan aktivitas Kampusku yang memang berada dalam batas radius sekitar 20 km  dari puncak Merapi..  Rumah baruku yang ada di Prumpung yang sudah kutempati sekitar 9 bulan lamanya juga tidak lepas dari abu vulkanik muntahan Merapi… Lengkaplah sudah alasanku untuk tidak berada di Jogja…. 2 minggu lamanya tidak berhadapan dengan mahasiswa, rasa kangen untuk mengajar kembali hadir.. tapi apalah daya…

Tiba-tiba, rasa kangen itu terobati dengan giliran ngajar dalam Team teaching di Ponorogo… Ini adalah pengalaman pertama mengajar S2… Pikiran tertuju ke mahasiswa yang tentunya sudah “sepuh”, sudah “pengalaman”, sudah “S1” …wow…

Seperti biasa, setiap yang pertama selalu “nervous”… meskipun sudah ada persiapan jauh-jauh hari sebelumnya… Setelah mulai berkenalan dengan mahasiswa S2 Unmuh Ponorogo, ternyata mereka adalah mahasiswa yang notabene masih sangat belia, energik, cerdas, bahkan sudah ada yang S2 sebelumnya tetapi jurusan ekonomi… waduh….

beberapa menit berlalu… hening… saya lontarkan teguran kepada satu mahasiswa… “Pak… melamun ya!” karena saya melihat beliaunya yang diam memegang dagu… beliau menjawab “ndak buk… saya terpesona dengan suara ibu yang merdu”…. haa haaaa haaa

sontak seluruh kelas yang berjumlah 20 mahasiswa tertawa riuh…

baru kali ini saya dengar ada mahasiswa yang berkomentar seperti itu.. yach.. itulah pengalaman baru saya, mengajar S2 di Unmuh Ponorogo…

Read Full Post »

Perjalananku…

Lama sekali tak kusentuh blog ini… terlindas dengan mainan baru yg namanya pacebuk…  tapi.. di sini ada hal2 yg berbeda, keinginan berkata-kata panjang dan lama…

Pengen kuceritakan perjalanan ini sebagai suatu guratan pena yg juga menyenangkan dan berkesan… Manado kotanya.. kota di ujung pulau Sulawesi ini, aku (dan tiga rekan dosen laennya dari UII) kunjungi tgl 17-20 Nopember ’09 yang lalu berkenaan dengan kegiatan Aptikom… Rakor dosen Informatika dan komputer seluruh Indonesia…

Kegiatan berjalan lancar, meskipun rakor berlangsung sampe jam 12 malam… tetapi agaknya panitia memang kurang siap sehingga banyak hal yang sedikit disesalkan…

———————-

Menado kota kecil yang bersih (bersih juga dari pengemis, pengamen, maupun pedagang asongan) dikelilingi laut dan gunung.. saat itu udara lagi sejuk, sesekali diselingi hujan… Kota yang agaknya sangat menjunjung tinggi toleransi beragama ini, terkenal dengan 4B nya… Bubur Manado, Bulevard, Bunaken, Bitung… tapi jangan lupa Tondano, Tomohon, Malalayang… wuahh.. kalo mau disebut tempat wisatanya, buanyak sekali… Mau berwisata kuliner? ikan cakalang fufu, ikan Roa, klapper tart, dan makanan2 ringan seperti bagea, kacang goyang, kenari dan masih banyak lagi yang bisa dicicipi di Menado…

Sayang sekali, daku belum puas dengan jalan2 nya…. pengen ke sana lagi…

Ayooook.. sapa yang mau diantar ke Manado? Saya siap …. he..he.. pengen diving di Bunaken…

Read Full Post »

KPR oh KPR…

Ya.. bagi anda pembaca yang sudah berkeluarga, saya yakin.. prioritas pertama anda setelah menikah adalah rumah… Rumah tempat kita berteduh, tempat kita beristirahat, tempat kita membangun rumah tangga.. Begitu juga saya.. meskipun terbilang telat, tapi gak apalah.. lebih baek terlambat daripada tidak sama sekali–> begitulah kata pepatah.. 4 bulan terakhir ini saya sibuk cari rumah.. mulai dari menyiapkan budget.. ceile.. sampe target rumah yang akan saya beli (layak huni, tempat nyaman, jarak dari tempat kerja dan tempat belanja 😉 and so on).
Dari hilir mudik dan aral melintang ini saya jadi mendapatkan beberapa hikmah yang mungkin bisa dicermati juga oleh pembaca yang kondisinya seperti saya (duit pas2an, kemauan banyak, prinsip ekonomilah, dengan uang sedikit dapat rumah sesuai keinginan).
1. Survey dulu harga rumah sesuai lokasi yang anda inginkan (jangan lupa membandingkan dengan iklan di koran lokal)
2. Intip budget anda… jangan takut kalo anda kekurangan dana.. Bank masih buka koq.. hi..hi..Kalo kondisi keuangan OKEY.. mending anda membeli dengan uang tunai.. (gak kepikiran bok).. Tapi kalo budget kurang (sangat kurang sekali), KPR jalan keluarnya…
3. Beberapa Bank harus anda survey dulu.. pada umumnya syarat hampir semua sama
-foto copy KTP suami-istri
-foto copy akta nikah
-foto copy KK
-foto copy NPWP suami-istri
-3 bulan slip gaji (suami-istri)
-foto copy buku tabungan aktif 3 bulan (suami-istri)
-foto copy sertifikat rumah yang akan dibeli
-foto copy IMB rumah yang akan dibeli
-PBB rumah yang akan dibeli

Tiga syarat terakhir itulah yang selama ini saya kejar2..
Dari situlah saya jadi mengerti apa makna sertifikat, IMB sampe green zone yaitu daerah yang seharusnya tidak boleh dibangun rumah, karena daerah itu merupakan daerah lahan pertanian yang subur ato lahan peresapan air…
Puih.. seandainya saja di Indonesia sudah dari dulu ketat dengan aturan itu, mestinya kita tidak pernah bermasalah dengan banjir, kekeringan, de el el-de el el masalah yang berkaitan dengan air..
so… gimana cerita selanjutnya tentang KPR saya?… Tunggu episode berikutnya kalo saya sudah dapet rumahnya yaaaaaa…
Chaoooo…
2.

Read Full Post »

Skin Care 2nd ed

Masih ingat cerita saya tentang skin care? Ya.. saya memang paling seneng berpetualang dengan macem2 jenis perawatan.. dari yang tradisional sampe yang modern, juga kombinasi tradisional dan modern.. Kali ini saya mencoba perawatan di Estetika Clinic di daerah sekitar Pluit Jakarta..

Pagi2 sekali, sekitar pukul 7.30 waktu itu.. saya bertiga telah sampai di clinic itu.. clinic baru mulai buka, belum ada pelanggan yang datang selain kami bertiga.. pegawainya juga baru 1 orang ajah yang keliatan sudah siap melayani..

Sangat berbeda sekali dengan di Natasha.. Kesan yang saya dapatkan di sini justru bagaimana cara mengeruk keuntungan dari pelanggan yang datang.. Tidak ada diagnosa awal.. Pelanggan datang, ..disuguhkan dengan menu perawatan kulit sampe perawatan tubuh lengkap dengan daftar harganya.. dan dengan rayuan yang sangat2 menggoda… kita seakan sulit sekali untuk menolak perawatan yang ditawarkan mereka.. puihh!..

Akhirnya,. dengan kekuatan mental yang ada.. cie.. saya tetap bersikukuh hanya melakukan facial thoq.. (perawatan yg paling murah.. hi..hi)

Gimana perawatannya? Ternyata semua krim diimpor dari Swiss.. Peralatan yang digunakan, tidak ada yang berbau logam maupun yang berbau listrik.. Semuanya natural menggunakan tangan si perawat dan alat bantu lain seperti waslap dan kuas.. bahkan untuk mengeluarkan komedo pun tanpa alat, hanya mengandalkan krim wajah.. ada sekitar tujuh krim yang bergantian diteplokkan ke wajah saya.. Lincah sekali tangan perawatnya.. bahkan untuk menghangatkan kulit wajah, selain sapuan dengan air hangat, juga menggunakan telapak tangan perawat yang sudah digosok2 kemudian ditempel di wajah saya… wuih..

Setelah sekitar 1,5 jam perawatan dilakukan, saya akhirnya tergoda juga dengan vit C yang mereka tawarkan..berhubung harganya muahal (menurut ukuran saya cih.. 😉 ) maka saya beli patungan sama teman saya… daaaan.. kredit tentunya… hi..hi.. itulah kebiasaan saya.. kali ini pake card HSBC (opz! gak boleh sebut merek ya?).. Dan sebelum akhirnya saya keluar dari clinic itu, suguhan produk teh dari berbagai negara telah siap… Jangan coba2 anda mencari teh produk Indonesia… Gak bakalan ada.. Kita disuruh milih teh dari negara mana, dan mereka siap menyuguhkannya dengan nikmat… heeem  sedap.. Ini restoran apa clinic ya????

Ya.. itulah pengalaman saya.. tapi sejujurnya.. saya kurang puas dengan perawatannya.. terlalu muahal (sekali lagi menurut ukuran saya dan jika dibandingkan dengan Natasha… ato mungkin karena posisi di Jakarta ya?) tapi tidak keliatan perubahannya di wajah saya.. mungkin karena tidak ada penyiksaan ya? Ha..ha…

Tapi jika anda senang dengan bentuk perawatan seperti itu, silakan coba! Tidak ada salahnya koq…

Read Full Post »

Osteoporosis

Seperti biasa, minggu pagi ini saya melakukan aktivitas rutin.. berenang…
Hobi yang satu ini, sudah sejak SMP saya lakukan.. tapi pernah absen juga selama bertahun-tahun karena repot ngurusi anak…
Setiap nyemplung (istilah saya untuk berenang) selalu saya target.. 7x putaran keliling untuk gaya dada, 7x putaran pendek untuk gaya bebas, 3 x putaran pendek untuk renang gaya ikan sapu2 dan sekali latihan untuk gaya punggung (masih proses ke arah bisa).. dan satu lagi tentunya yang belum.. gaya kupu2… 😉
Di putaran ke 5 gaya bebas, saya ditabrak oleh seorang ibu kira2 berumur 50an.. dan dengan serta merta, ibu tersebut meminta maaf karena baru belajar katanya.. dan belum bisa berbelok.. 😛
Setelah berhenti sejenak, saya selesaikan lagi putaran ke 6 dan 7 gaya dada…
Dengan menarik nafas panjang sebelum menyelesaikan target berikutnya, saya mendekati ibu yang menabrak tadi… Sebut saja ibu Ana..
Ngomong punya ngomong, ternyata ibu Ana ini sebenarnya olahragawati.. dan dia hobi tenis dan ping pong… Lah.. dia sebenarnya trauma sekali dengan renang.. Kalo memang trauma, kenapa sekarang harus renang?.. Dengan sedih dia ungkapkan bahwa renang ini adalah terapi dan saran dari dokternya untuk penyakit osteoporosis yang dia derita..
Wah.. yang bener ajah??? Baru kali ini saya denger bahwa osteoporosis bisa diterapi dengan berenang…
Semakin rajin berenang ajah saya ini… hi..hi…
Siapa lagi yang punya referensi manfaat berenang? Infokan ke saya ya…

Read Full Post »

Ternyata…

Bukan bermaksud menunjukkan ibadah yang saya lakukan.. tapi sengaja saya menulis ini sebagai salah satu rasa syukur dan nikmat dalam menjalankan ibadah puasa… Puasa Senin-Kamis dan puasa2 sunnah yang laen sering saya lakukan dan insya Allah sudah sejak SMA, saya menjalankannya…
Akhir2 ini saya sering sekali sakit gigi.. maklum umur sudah kepala 3 dan mungkin yang namanya gigi ini sudah mulai bosan mengerjakan tugas rutinnya (alias mengunyah…).  Gigi geraham kanan bawah sudah mulai keropos dan bolong… sedangkan geraham kiri bawah bolong (tapi sudah ditambal) dan retak juga… Dengan kondisi begitu, praktis saya agak berhati-hati (maksudnya luamaa gitu…) kalo makan dan mengunyah…  Beberapa makanan sudah saya haramkan untuk dimakan karena kalo kena gigi yang bolong akan ngamuk syaraf2 gusinya… contoh makanan itu adalah rebung…
6 bulan terakhir ini, gigi saya rutin mengeluh… so saya harus menunggu dengan sabar kalo mau makan… apalagi saya paling anti kalo minum obat (begitu juga berurusan dengan dokter gigi… antrinya itu loh..)… obat adalah alternatif terakhir penyembuhan… Pada awalnya, setiap gigi terasa sakit, saya coba dengan tusuk jarum… lumayan… bisa bertahan sampai 1 bulan.. setelah 3x menjalani pengobatan tusuk jarum, akhirnya saya capek juga… dan ternyata.. saya temukan obat yang sangat ampuh luar biasa untuk mengatasi sakit gigi ini… Ini saya rasakan berkali-kali dan selalu saya ulangi setiap sakit gigi… Obat itu adalah PUASA.. diiiieeeeng…..yak.. PUASA yang selama ini saya lakukan ternyata bisa menyembuhkan sakit gigi saya.. mungkin karena gigi diberi kesempatan untuk istirahat kale ya…
Itulah salah satu kenikmatan dan manfaat PUASA bagi saya… hanya saja, kenapa ya meskipun saya rutin puasa tapi ni badan gak langsing2?… He..he… ada yang punya solusi untuk diet saya?

Read Full Post »

Older Posts »