Feeds:
Posts
Comments

Archive for February, 2009

Anda merasa malas ato berat untuk memulai suatu pekerjaan (misalnya mau sholat malam, bekerja pagi-pagi, berangkat kuliah jam 7, menulis skripsi)?  Tetapi… begitu dimulai, wah… ternyata tidak seberat itu… untuk selanjutnya menjadi lebih mudah.. bahkan kadang-kadang sulit dihentikan…
Ada apa dengan semua gejala itu? Ikuti penjelasan berikut yang saya ambil dari majalah Bina Madani….

Jika dihubungkan dengan fisika, semua benda di dunia ini punya energi ambang, sampe ke tingkat elektron sekalipun.  Untuk dapat menggerakkan elektron, kita perlu memberi energi di atas energi ambangnya, di bawah energi ambang, nothing happen! Tetapi di atas energi ambang, elektron sangat mobile.

Itu artinya, kita punya energi ambang yang harus dilewati jika ingin mengerjakan sesuatu.  Dengan kata laen, perlu sesuatu dari luar untuk bisa meningkatkan mobilitas kita sehingga termotivasi untuk melakukan suatu pekerjaan.  Jika motivasi itu kurang, maka kita cenderung tidak melakukan pekerjaan tersebut.  Demikian juga sebaliknya, jika motivasi itu sangat besar maka pekerjaan itu akan terlaksana.

Hal ini sesuai jika dihubungkan dengan Hukum I Newton tentang kelembaman yang berbunyi “suatu benda yang diam akan cenderung diam jika tidak ada gaya luar yang bekerja padanya.  Demikian juga untuk benda yang bergerak akan cenderung bergerak jika tidak ada pengaruh gaya luar“.
Nah.. jelas to?  Manusia butuh suatu “gaya” dari luar untuk mengatasi kelembamannya? “Gaya” bisa diekivalenkan dengan motivasi.

Sebagai umat Islam, motivasi terbesar adalah adanya janji Allah SWT… Jika kita meniatkan segala sesuatunya untuk ibadah, maka pahala sebagai balasan tambahan selain hasil dari kita kerjakan tersebut… Jika kita percaya akan janji ini, cukuplah ini sebagai motivasi.

Selanjutnya bila dihubungkan dengan Hukum III Newton yang berbunyi “Jika sebuah benda melakukan gaya aksi terhadap benda laen, maka benda itu akan memberikan gaya reaksi sebesar gaya aksi” ato lebih singkatnya Hukum ini menyatakan
gaya aksi=gaya reaksi”.  (ato hukum sebab akibat)

Disinilah berlaku sunnatullah ato hukum-hukum Allah.  Jika seseorang malas bekerja… ya… tidak akan mendapat apa-apa… sebaliknya seseorang yang bekerja keras akan mendapat hasil setimpal dengan pekerjaannya.  So… jelaslah bahwa hasil yang kita dapat itu kurang lebih sebanding dengan usaha yang kita keluarkan, meskipun kita percaya masih ada konstanta x yang tidak bisa diabaikan yang menghubungkan keduanya yaitu ridha Allah…

Bagaimana dengan Hukum II Newton?  Hukum II Newton mengatakan “gaya sebanding dengan massa dikali percepatan”  F=m.a artinya semakin besar gaya yang diberikan, semakin cepat suatu benda bergerak.
Semakin besar usaha yang kita lakukan, maka semakin cepat pekerjaan kita selesai dan semakin banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang laen.  Wallahu ‘alam

Gimana? Sudah bersemangat untuk menaikkan energi ambang??? Ganbatte!! 😛

Advertisements

Read Full Post »