Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2008

Digital ikhtiar

Kalo saya ditanya maksud digital art ikhtiar, saya agak-agak kurang paham juga maksudnya… hanya saja, digital art ikhtiar ini diangkat menjadi tema utama workshop desain grafis laboratorium Grafika dan Multimedia (lab GMM). Workshop pertama yang diadakan lab GMM ini dengan menggandeng VARC (Visual Art Study Club) dan JF (Jogja Force) dilaksanakan tanggal 20 April 2008 di Auditorium FTI UII mulai jam 9 pagi lebih dikit sampe jam 4 sore lebih dikit..
Yang paling membanggakan, peserta yang ikut ternyata luar biasa. Dengan htm Rp. 20.000,00/peserta dan fasilitas makan siang+sertifikat…kuota auditorium sekitar 200 kursi, dipenuhi peserta workshop.
Acara berlangsung dengan asyik, santai, tapi betul-betul menunjukkan sesuatu yang kreatif. Dimulai dengan konsep-konsep art, bagaimana cara mencari ide, menciptakan sesuatu yang kreatif sampai daya jual suatu art. Meskipun sedikit ada gangguan listrik sekitar 20 menitan, tetapi acara tetap bisa berlanjut dengan menunjukkan karya-karya kreatif dan hebat dari manusia-manusia kreatif anggota JF seperti mbak Imadawwas dan mas Amin. Akhirnya, workshop ditutup dengan harapan, muncul artis ecek-ecek yang menghasilkan karya ecek-ecek dan bisa mengharumkan nama lab GMM… weeh… Siapa ya artis ecek-ecek nya GMM? 😉 Buruan kumpulin artwork.. dan nantikan edisi pertama Majalah terbitan lab GMM…

Read Full Post »

Outbound vs Rafting

Cerita Rakor Fakultas ternyata disambut baek dan dilanjutkan oleh jurusan Informatika ke Hotel P*** A*** Magelang.. Hotel seluas 5 ha ini menyediakan fasilitas yang tidak tanggung-tanggung. Mulai dari meeting room, area bermain anak, swimming pool, sampai paket-paket outbound dan rafting di kali Progo… Acara yang dimulai Kamis sore sampai Sabtu siang ini sangat luar biasa.. Inilah kisah singkatnya…
Kamis malam.. jurusan Informatika sudah menelorkan banyak keputusan.. saking banyaknya, saya sampe lupa.. he.. he.. soalnya waktu raker dah nguantuk banget cih.. sorry ya pak Yudi.. ntar kalo saya kebagian tugas.. siaaap deh!.. Jumat .. acara intinya.. games dan outbound.. permainan yang diikuti semua anggota keluarga ini sangat seru.. mulai dari lomba bakiak bertiga, balap karung, membawa balon berisi air berdua, tarik tambang, sampe egrang…hasil dari permainan ini, diputuskan tahun depan akan dibentuk ETC (Egrang Training Center) karena berdasarkan evaluasi panitia lomba, ternyata permainan Egrang adalah permainan yang membutuhkan skill khusus sehingga perlu dibentuk ETC.. begitu ya pak Yudi?? he…he.. games ini diakhiri dengan pembagian hadiah..
Usai sholat Jumat,–meskipun dalam kondisi hujan– kegiatan dilanjutkan dengan smart outbound yang diikuti hanya 20 orang saja… ya.. tidak jauh berbeda dengan outbound yang pernah saya ketahui sebelum ini.. intinya adalah kekompakan tim (team work game).. trust game saling percaya dengan teman, berpikir dan bertindak secara cepat, competitive game, dan masih banyak sasaran yang laen. Ada satu nyanyian yang perlu saya catat di sini:
marina menari di menara,
di menara marina menari,
marina menari,
menari di menara,
di menara marina menari…
Dan akhirnya, outbound berakhir dengan sukses pada pukul 17.30 wim (waktu indonesia magelang.. hi..hi..).
Aktivitas Sabtu pagi, saya mulai dengan berenang bersama anak-anak saya. Adien, anak saya yang pertama memang sudah mulai bisa berenang gaya katak.. tapi belum sempurna di tahap ambil nafasnya sehingga belum bisa begitu jauh jarak berenangnya… Nah, pada saat saya berenang di kedalaman 1,75 m, diam-diam Adien mengikuti saya dari belakang, akhirnya…begitu dia kecapean, langsung pegang kaki saya.. dan ya Allah.. hampir saja saya gak bisa bergerak dan blep.. blep..blep.. hampir tenggelam.. sontak dengan kekuatan yang ada, saya coba terus berenang menuju ke pinggir kolam dengan Adien yang tetap berpegangan di punggung..Alhamdulillah.. Allah masih bersama saya dan anak saya…
Selesai sarapan pagi, kegiatan berikutnya adalah acara bebas. Dua opsi: Kyai langgeng dan rafting. Saya ikut rafting menyusuri kali progo sepanjang 9 km.. tapi sayang, hanya 5 orang yang mau berpartisipasi.. dimulai dengan tahap breefing, kami berlima mengenakan peralatan : pelampung, helm, dayung. Mulailah petualangan kami.. asyik sekali ternyata menyusur sungai progo. Meskipun matahari agak menyengat, kami tetap bersemangat mendayung maju, mundur, dan stop… begitulah komando dari mas Erwin… begitu sampai di jeram Es dan jeram Rodeo, seakan semua menikmati perjalanan ini sampai terjatuh di dalam perahu karet.. Yang paling berkesan dan tidak akan terlupakan adalah ketika saya nyemplung ke kali progo dan tidak bisa bergerak.. akhirnya blep..blep..blep.. sudah berapa liter air progo masuk?? Akhirnya dengan bantuan mas Erwin, saya naek kembali ke perahu karet.. hal itu terulang lagi ketika perahu dengan sengaja dibalik dan tanpa aba-aba, kaget dan panik bukan maen.. segala teori renang yang saya punya, tidak berlaku sama sekali.. dan hanya dengan mengingat panduan di breefing aja, saya bisa tenang dengan mencoba sekuat tenaga tetap memegang dayung dan he… meskipun hampir tenggelam, tapi masih bisa menangkap 2 sandal yang terapung-apung milik rekan-rekan dosen.
Dan.. itulah..kesan yang mendalam..kapan bisa rafting lagi?? meskipun tenaga dah habis-habisan.. ternyata harus kembali ke habitatnya lagi.. di kampus FTI tercinta….dengan membawa sejuta cerita ..

Read Full Post »

Meskipun telat memposting tulisan ini, tapi gak pa-palah.. lah wong sudah tersimpan di Note. Sayang kalo gak dipublish.
8-9 April 2008 adalah agenda Fakultas Teknologi Industri UII untuk melaksanakan rapat koordinasi kerja. Bertempat di ruang auditorium FTI-UII, rakor ini dimulai dengan sambutan-sambutan;dari Pak Dekan (Fathul Wachid, ST, M.Sc), Pak Ketua Badan Wakaf (Drs. H. Syafaruddin Alwi, MS), Pak Rektor (Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec). Acara berikutnya adalah diskusi terbatas dengan menghadirkan Staf Ahli Menteri Pendidikan Nasional, Guru Besar Universitas Brawijaya: Prof. Dr. Soekartawi.
Beberapa hal yang menarik di rakor, saya coba catat di blog ini.. barangkali aja berguna buat pembaca semua.. Catatan menarik yang saya ambil dari Pak Soekartawi adalah:
Untuk menjadi dosen (kerjane sak dos duite sak sen) ternyata harus diniatkan dari hati “do your best, think positif“.. sehingga akan menjadi dosen yang profesional.. lah.. dosen yang profesional itu kayaq apa? Dosen yang mempunyai dua hal yaitu hard skills dan soft skills. Waduh.. makanan apalagi tuh.. dikatakan lagi sama pak soekartawi ibarat pemain sepak bola hard skills meliputi berlari, menendang, bertahan sedangkan soft skills meliputi kerjasama tim, gigih, inisiatif, berani mengambil keputusan…. Nah.. kalo dosennya dah kayaq gitu… Insya Allah.. mahasiswanya juga akan bisa learning by example dan akan tercipta masyarakat yang knowledge base society=menghandalkan ilmu pengetahuan. Weleh-weleh.. begitu indahnya tujuan pendidikan yach…
Lebih jauh pak Soekartawi menjelaskan bahwa semua pengetahuan dilandasi tiga pengetahuan utama: matematika sebagai foundation of logical thinking, bahasa yang mencerminkan values, ditambah olah raga untuk jiwa sportifity. Nah.. ketiga pengetahuan itulah yang mendukung soft skill, karena dengan soft skill, mahasiswa akan bisa menembus inperfect market competition=pasar kerja yang tidak hanya mengambil IP3 saja tapi ada kemampuan selain akademik. Waduh… ternyata berat ya menjadi seorang dosen.. hi..hi…
Catatan dari pak Fathul yang menggembirakan adalah adanya kenaikan gaji bagi dosen dan karyawan yang bisa memenuhi presensi hari kerja 8 jam/hari.. weh… gimana neh… bapak/ibu dosen… mau gak? Saya jadi teringat pidato pak mantan presiden kita, almarhum Soeharto. Jaman tahun 80an dulu, setiap tanggal 16 Agustus atau 1 April, adalah tanggal pidato presiden yang ditunggu-tunggu rakyat Indonesia karena selalu ada pengumuman kenaikan gaji pegawai negeri ato kenaikan harga BBM. Wah.. pak Fathul mengambil keputusan yang berani yach.. mudah-mudahan dech bisa menambah motivasi dan kinerja semua sivitas akademika.. Sukses deh untuk pak Fathul…

Read Full Post »

Komentar yang terlambat

Hari ini, saya dan teman-teman pengajian saya membuat acara baru… nonton bareng… AAC (ayat-ayat cinta).. Kelompok pengajian yang berjudul An-Nisa ini sudah saya ikuti selama 2 tahun. Dan sekarang, saya dituntut jadi sekretarisnya. Tugas sekretaris di pengajian ini adalah sebagai reminder ato jam weker untuk membangunkan anggota di kala mulai pengajian. Tugas laennya adalah sebagai pencetus ide kegiatan. Nah.. ngomong punya ngomong, salah satu ide yang saya luncurkan adalah 2 jam nonton bareng AAC.
Meskipun sudah 3 kali saya tonton di laptop saya, tapi saya masih penasaran (:-) berhubung nontonnya gak pernah bisa tuntas.. alias ketiduran terus). Maka jadilah kami bertujuh berangkat ke ROYAL Surabaya. Tiba di Royal tepat pukul 14.45.. wah.. telat 30 menit untuk mengikuti pertunjukan ke-3.. maka kami putuskan mengikuti pertunjukan jam 16.45… Penonton AAC ternyata masih lumayan banyak, lebih dari 50% kursi ditempati.. padahal hari ini sudah hari ke berapa ya sejak pemutaran pertama… Dan kamipun mulai mengambil tiket masuk.. dan karena ada waktu sekitar 2 jam sebelum film mulai diputar, maka kami mengadakan ritual pertama dan menyalurkan hobi masing-masing.. cuci mata.. cuci uang.. cuci perut.. he..he…
Jam 16.35, kami pun masuk ruang teater 1. Sejak film mulai diputar sampe berakhir, tidak pernah ada yang diam… semua teman-teman saya berkomentar dan berceloteh.. tapi saya gak bisa mendengar dengan jelas… ah.. nanti di mobil juga akan dibahas lagi.. (itu kata hati saya).. dan saya terus melanjutkan menyimak film dengan seksama sampai tuntas dan tidak ada lagi detik-detik yang terlewat tanpa pengawasan mata…
Finally, film selesai dan kami pun langsung pulang.. benar aja..sepanjang perjalanan.. komentar tentang film AAC gak ada habis-habisnya.. Inilah komentar mereka yang berhasil saya rekam… Hus.. jangan bilang-bilang ke mereka ya! Karena saya belum punya ijin tayang komentar-komentar mereka.. he..he..
Dari bu AZ: Lha wong Fachri gak gableg aja istrinya dua!
Komentar rame-rame: Justru yang gak gableg itu, istrinya dua… he..he.. Kalo gableg mah.. istrinya bisa 4..
Dari bu YI: Kalo istri kaya dan punya duit.. semuanya buat mendukung suami… tapi kalo suami yang punya duit… malah buat cari istri lagi….
Yah.. itulah komentar-komentar teman saya.. meskipun sudah terlambat tapi saya jadi punya kesimpulan laen.. padahal sebelumnya.. saya tidak menyimpulkan apa-apa tentang film ini, hanya membuktikan komentar dari pak Yudi aja..
Bagi yang merasa tersinggung dengan komentar teman-teman saya… saya atas nama editor, mohon maaf yang sebesar-besarnya.. namanya juga ibu-ibu.. kalo dah ngumpul wah…. seru!

Technorati Tags:

Read Full Post »