Feeds:
Posts
Comments

Skin Care 2nd ed

Masih ingat cerita saya tentang skin care? Ya.. saya memang paling seneng berpetualang dengan macem2 jenis perawatan.. dari yang tradisional sampe yang modern, juga kombinasi tradisional dan modern.. Kali ini saya mencoba perawatan di Estetika Clinic di daerah sekitar Pluit Jakarta..

Pagi2 sekali, sekitar pukul 7.30 waktu itu.. saya bertiga telah sampai di clinic itu.. clinic baru mulai buka, belum ada pelanggan yang datang selain kami bertiga.. pegawainya juga baru 1 orang ajah yang keliatan sudah siap melayani..

Sangat berbeda sekali dengan di Natasha.. Kesan yang saya dapatkan di sini justru bagaimana cara mengeruk keuntungan dari pelanggan yang datang.. Tidak ada diagnosa awal.. Pelanggan datang, ..disuguhkan dengan menu perawatan kulit sampe perawatan tubuh lengkap dengan daftar harganya.. dan dengan rayuan yang sangat2 menggoda… kita seakan sulit sekali untuk menolak perawatan yang ditawarkan mereka.. puihh!..

Akhirnya,. dengan kekuatan mental yang ada.. cie.. saya tetap bersikukuh hanya melakukan facial thoq.. (perawatan yg paling murah.. hi..hi)

Gimana perawatannya? Ternyata semua krim diimpor dari Swiss.. Peralatan yang digunakan, tidak ada yang berbau logam maupun yang berbau listrik.. Semuanya natural menggunakan tangan si perawat dan alat bantu lain seperti waslap dan kuas.. bahkan untuk mengeluarkan komedo pun tanpa alat, hanya mengandalkan krim wajah.. ada sekitar tujuh krim yang bergantian diteplokkan ke wajah saya.. Lincah sekali tangan perawatnya.. bahkan untuk menghangatkan kulit wajah, selain sapuan dengan air hangat, juga menggunakan telapak tangan perawat yang sudah digosok2 kemudian ditempel di wajah saya… wuih..

Setelah sekitar 1,5 jam perawatan dilakukan, saya akhirnya tergoda juga dengan vit C yang mereka tawarkan..berhubung harganya muahal (menurut ukuran saya cih.. ;) ) maka saya beli patungan sama teman saya… daaaan.. kredit tentunya… hi..hi.. itulah kebiasaan saya.. kali ini pake card HSBC (opz! gak boleh sebut merek ya?).. Dan sebelum akhirnya saya keluar dari clinic itu, suguhan produk teh dari berbagai negara telah siap… Jangan coba2 anda mencari teh produk Indonesia… Gak bakalan ada.. Kita disuruh milih teh dari negara mana, dan mereka siap menyuguhkannya dengan nikmat… heeem  sedap.. Ini restoran apa clinic ya????

Ya.. itulah pengalaman saya.. tapi sejujurnya.. saya kurang puas dengan perawatannya.. terlalu muahal (sekali lagi menurut ukuran saya dan jika dibandingkan dengan Natasha… ato mungkin karena posisi di Jakarta ya?) tapi tidak keliatan perubahannya di wajah saya.. mungkin karena tidak ada penyiksaan ya? Ha..ha…

Tapi jika anda senang dengan bentuk perawatan seperti itu, silakan coba! Tidak ada salahnya koq…

Osteoporosis

Seperti biasa, minggu pagi ini saya melakukan aktivitas rutin.. berenang…
Hobi yang satu ini, sudah sejak SMP saya lakukan.. tapi pernah absen juga selama bertahun-tahun karena repot ngurusi anak…
Setiap nyemplung (istilah saya untuk berenang) selalu saya target.. 7x putaran keliling untuk gaya dada, 7x putaran pendek untuk gaya bebas, 3 x putaran pendek untuk renang gaya ikan sapu2 dan sekali latihan untuk gaya punggung (masih proses ke arah bisa).. dan satu lagi tentunya yang belum.. gaya kupu2… ;)
Di putaran ke 5 gaya bebas, saya ditabrak oleh seorang ibu kira2 berumur 50an.. dan dengan serta merta, ibu tersebut meminta maaf karena baru belajar katanya.. dan belum bisa berbelok.. :-P
Setelah berhenti sejenak, saya selesaikan lagi putaran ke 6 dan 7 gaya dada…
Dengan menarik nafas panjang sebelum menyelesaikan target berikutnya, saya mendekati ibu yang menabrak tadi… Sebut saja ibu Ana..
Ngomong punya ngomong, ternyata ibu Ana ini sebenarnya olahragawati.. dan dia hobi tenis dan ping pong… Lah.. dia sebenarnya trauma sekali dengan renang.. Kalo memang trauma, kenapa sekarang harus renang?.. Dengan sedih dia ungkapkan bahwa renang ini adalah terapi dan saran dari dokternya untuk penyakit osteoporosis yang dia derita..
Wah.. yang bener ajah??? Baru kali ini saya denger bahwa osteoporosis bisa diterapi dengan berenang…
Semakin rajin berenang ajah saya ini… hi..hi…
Siapa lagi yang punya referensi manfaat berenang? Infokan ke saya ya…

Energi Ambang

Anda merasa malas ato berat untuk memulai suatu pekerjaan (misalnya mau sholat malam, bekerja pagi-pagi, berangkat kuliah jam 7, menulis skripsi)?  Tetapi… begitu dimulai, wah… ternyata tidak seberat itu… untuk selanjutnya menjadi lebih mudah.. bahkan kadang-kadang sulit dihentikan…
Ada apa dengan semua gejala itu? Ikuti penjelasan berikut yang saya ambil dari majalah Bina Madani….

Jika dihubungkan dengan fisika, semua benda di dunia ini punya energi ambang, sampe ke tingkat elektron sekalipun.  Untuk dapat menggerakkan elektron, kita perlu memberi energi di atas energi ambangnya, di bawah energi ambang, nothing happen! Tetapi di atas energi ambang, elektron sangat mobile.

Itu artinya, kita punya energi ambang yang harus dilewati jika ingin mengerjakan sesuatu.  Dengan kata laen, perlu sesuatu dari luar untuk bisa meningkatkan mobilitas kita sehingga termotivasi untuk melakukan suatu pekerjaan.  Jika motivasi itu kurang, maka kita cenderung tidak melakukan pekerjaan tersebut.  Demikian juga sebaliknya, jika motivasi itu sangat besar maka pekerjaan itu akan terlaksana.

Hal ini sesuai jika dihubungkan dengan Hukum I Newton tentang kelembaman yang berbunyi “suatu benda yang diam akan cenderung diam jika tidak ada gaya luar yang bekerja padanya.  Demikian juga untuk benda yang bergerak akan cenderung bergerak jika tidak ada pengaruh gaya luar“.
Nah.. jelas to?  Manusia butuh suatu “gaya” dari luar untuk mengatasi kelembamannya? “Gaya” bisa diekivalenkan dengan motivasi.

Sebagai umat Islam, motivasi terbesar adalah adanya janji Allah SWT… Jika kita meniatkan segala sesuatunya untuk ibadah, maka pahala sebagai balasan tambahan selain hasil dari kita kerjakan tersebut… Jika kita percaya akan janji ini, cukuplah ini sebagai motivasi.

Selanjutnya bila dihubungkan dengan Hukum III Newton yang berbunyi “Jika sebuah benda melakukan gaya aksi terhadap benda laen, maka benda itu akan memberikan gaya reaksi sebesar gaya aksi” ato lebih singkatnya Hukum ini menyatakan
gaya aksi=gaya reaksi”.  (ato hukum sebab akibat)

Disinilah berlaku sunnatullah ato hukum-hukum Allah.  Jika seseorang malas bekerja… ya… tidak akan mendapat apa-apa… sebaliknya seseorang yang bekerja keras akan mendapat hasil setimpal dengan pekerjaannya.  So… jelaslah bahwa hasil yang kita dapat itu kurang lebih sebanding dengan usaha yang kita keluarkan, meskipun kita percaya masih ada konstanta x yang tidak bisa diabaikan yang menghubungkan keduanya yaitu ridha Allah…

Bagaimana dengan Hukum II Newton?  Hukum II Newton mengatakan “gaya sebanding dengan massa dikali percepatan”  F=m.a artinya semakin besar gaya yang diberikan, semakin cepat suatu benda bergerak.
Semakin besar usaha yang kita lakukan, maka semakin cepat pekerjaan kita selesai dan semakin banyak waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang laen.  Wallahu ‘alam

Gimana? Sudah bersemangat untuk menaikkan energi ambang??? Ganbatte!! :-P

IELTS

IELTS: International English Language Testing System
wah..wah.. baru pertama ini saya tau apa itu IELTS.  Selama ini saya hanya tau TOEFL.  Betul-betul beda dan saya gelagapan dibuatnya. Apalagi sudah sekian lama saya tidak menyentuh bahasa Inggris.
 Kursus bersama tiga rekan dosen dimulai tanggal 6 Januari 2009 yang lalu diawali dengan pretes.  Score IELTS dari 0-9 dan saya hanya bisa mencapai sepertiga dari point tertingginya.  Hi..hi…
Ada 4 tipe tes IELTS, mulai dari reading, listening, writing, sampe speaking...  model jawabannya juga tidak semuanya multiple choice, ada essay dan menuliskan argumen ato reason terhadap suatu masalah.
Dua rekan saya mungkin tidak jadi masalah karena skill nya sudah mencukupi ditambah fresh graduate lagi… tetapi saya dan satu rekan lagi agak bermasalah.. Runyamnya score yang kami dapat tidak diakui oleh “mereka”.  Maklumlah kami berdua kan sudah senior (kata laen dari sepuh).. Yah gak pa2 lah… score yang saya dapat dikatakan karena keaktifan mengikuti kuliah (eh kursus).. sedang rekan saya yang laen lagi karena sudah angkatan tua (jadi banyak dispensasi)…
Semoga saja guyonan ini jadi motivasi buat saya untuk belajar lebih giat lagi..
Begitulah

Ternyata…

Bukan bermaksud menunjukkan ibadah yang saya lakukan.. tapi sengaja saya menulis ini sebagai salah satu rasa syukur dan nikmat dalam menjalankan ibadah puasa… Puasa Senin-Kamis dan puasa2 sunnah yang laen sering saya lakukan dan insya Allah sudah sejak SMA, saya menjalankannya…
Akhir2 ini saya sering sekali sakit gigi.. maklum umur sudah kepala 3 dan mungkin yang namanya gigi ini sudah mulai bosan mengerjakan tugas rutinnya (alias mengunyah…).  Gigi geraham kanan bawah sudah mulai keropos dan bolong… sedangkan geraham kiri bawah bolong (tapi sudah ditambal) dan retak juga… Dengan kondisi begitu, praktis saya agak berhati-hati (maksudnya luamaa gitu…) kalo makan dan mengunyah…  Beberapa makanan sudah saya haramkan untuk dimakan karena kalo kena gigi yang bolong akan ngamuk syaraf2 gusinya… contoh makanan itu adalah rebung…
6 bulan terakhir ini, gigi saya rutin mengeluh… so saya harus menunggu dengan sabar kalo mau makan… apalagi saya paling anti kalo minum obat (begitu juga berurusan dengan dokter gigi… antrinya itu loh..)… obat adalah alternatif terakhir penyembuhan… Pada awalnya, setiap gigi terasa sakit, saya coba dengan tusuk jarum… lumayan… bisa bertahan sampai 1 bulan.. setelah 3x menjalani pengobatan tusuk jarum, akhirnya saya capek juga… dan ternyata.. saya temukan obat yang sangat ampuh luar biasa untuk mengatasi sakit gigi ini… Ini saya rasakan berkali-kali dan selalu saya ulangi setiap sakit gigi… Obat itu adalah PUASA.. diiiieeeeng…..yak.. PUASA yang selama ini saya lakukan ternyata bisa menyembuhkan sakit gigi saya.. mungkin karena gigi diberi kesempatan untuk istirahat kale ya…
Itulah salah satu kenikmatan dan manfaat PUASA bagi saya… hanya saja, kenapa ya meskipun saya rutin puasa tapi ni badan gak langsing2?… He..he… ada yang punya solusi untuk diet saya?

« Newer Posts - Older Posts »